Senin, 08 April 2019

Panduan self collab dan grup collab

SELF DAN GROUP COLLAB PADA APLIKASI SMULE




Sebelum membahas tentang Self Collab dan Group Collab, akan saya jelaskan dulu beberapa istilah yang sering dipakai dalam menggunakan aplikasi Smule Sing!
Diantaranya:

OC (Open Calls) = Membuka suatu lagu agar orang lain bisa join berduet.
Belakangan tab “Open Calls” pada update-an smule yang baru, berganti nama menjadi “invitation“.

JOIN = Numpang bernyanyi di OC orang, biasanya dilakukan oleh member non VIP pada member VIP, berhubung non-VIP aksesnya lebih susah untuk membuka lagu sendiri.

KOLEB/COLLAB = Bernyanyi bersama, bisa dua orang atau lebih. Bisa dalam bentuk duet (hanya dua orang, masing-masing orang bernyanyi sekali) atau grup (bisa lebih dari dua orang, satu orang bisa bernyanyi lebih dari sekali)

LOCK = Mengunci suatu lagu agar hanya orang tertentu yang bisa mengakses (mendengarkan atau join).
Caranya ada dua, yaitu pada saat lagu diputar pilih edit lalu opsi public dimatikan sehingga berganti private. Atau bisa dengan cara tepat setelah save saat editing matikan opsi public sebelum dicentang.
Orang hanya bisa mengakses private song ini ketika di-mention di komentar lagu tersebut (pakai @namateman) atau di-share link baik melalui direct message smule maupun media lain..

HARMS = Kependekan dari harmoni atau biasa dikenal dengan istilah suara dua (pecah suara). Biasanya suara dua diisi setelah suara satu terlebih dahulu diisi, namun beberapa orang bisa mengisi suara dua tanpa terlebih dahulu diisi suara satu, ini disebut blind harms.

LEAD = A.k.a suara satu, atau suara utama dalam lagu. Volumenya cenderung lebih besar daripada suara 2, 3, 4, dst.

ADLIBS = Salah satu teknik bernyanyi yang mana menyisipkan kata-kata di antara lagu yang dinyanyikan. Biasanya kata-kata pendek seperti “yeah, come on, aha, yoyoyo, what?; say it again, that’s right” dll disisipkan di sela-sela lirik sehingga mempercantik lagu.

LAYERS : Tumpukan suara penyanyi dalam satu lagu. Misal mode solo, berarti hanya memfasilitasi 1 layer dalam lagu tersebut. Penyanyi hanya bisa bernyanyi sekali habis.
Mode duet, memfasilitasi 2 layer yaitu masing-masing penyanyi bernyanyi sekali.

Mode group collab memfasilitasi layer tak terbatas, lagu tersebut bisa dinyanyikan oleh banyak orang (bisa puluhan), satu orang pun bisa bernyanyi lebih dari satu kali, bisa bernyanyi dengan suara 1 2 3 4 dst atau pun bisa juga layer-layer tersebut semuanya berisi lead vocal dari banyak suara yang tumpuk menumpuk sehingga menjadikan lagu tersebut cenderung lebih mirip koor murid-murid saat upacara saking banyaknya suara, hehe.
SELF COLLAB

Grup / Group OC memang merupakan salah satu fitur yang paling digemari pada aplikasi Smule Sing! dikarenakan kita bisa berkolaborasi (collab) dengan teman-teman satu grup ataupun pasangan duet kita di aplikasi tersebut. Tetapi terkadang ada juga yang mencoba memberikan tantangan kepada diri sendiri untuk membuat suatu Group OC yang keseluruhan aspeknya, mulai dari suara dua, suara tiga, sampai suara kodok (ini becanda lho ya) diisi oleh diri sendiri.

Group OC yang keseluruhannya diisi oleh diri sendiri itulah yang dinamakan dengan Self-Collab, yang berasal dari bahasa Inggris Self Collaboration yang artinya berkolaborasi dengan diri sendiri.
Self-collab itu memang biasanya akan terdiri dari berlapis-lapis layer yang bagian-bagiannya ditentukan sendiri terlebih dahulu.

Layer itu sendiri merupakan jumlah “join” atau istilah lainnya adalah take yang kita lakukan untuk mengisi kolab yang kita inginkan. (1 layer = 1 kali take).

Yang banyak tidak diketahui, setiap kita take itu akan terekam di posisi speaker yang berbeda-beda lho. Jadi terkadang hasil rekaman layer kita bisa lebih dominan pada speaker kiri, kanan, atau keduanya (stereo). Hal tersebut apabila dioptimalkan akan dapat menghasilkan kualitas self-collab yang sangat baik karena kita bisa perkirakan suara kita akan muncul di speaker sebelah mana sehingga saat kita dengarkan tidak menjadi berat sebelah.

Nah, berikut ini contekan mengenai hasil take ke berapa akan terekan pada speaker yang mana. Ini ada kemungkinan masih bisa berubah-ubah apabila Smule suatu saat mengeluarkan update yang mengubah hal ini, tetapi tidak ada salahnya dicoba dan digunakan sebagai patokan.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, setiap kita merekam 1 layer akan ditempatkan pada posisi speaker yang berbeda oleh aplikasi Smule Sing.
Berikut ini akan panduan mengenai posisi suara pada speaker berdasarkan urutan take yang kita lakukan pada saat self-collab:

Catatan: konon kabarnya ini hanya berlaku untuk koleb yang dilakukan sendiri dan bukan pada saat koleb bersama orang lain.

Take pertama = stereo  (name) +0
Take 2 = dominan kiri (L)  (name) +1
Take 3 = dominan kiri (L)
Take 4 = dominan kanan (R)
Take 5 = kanan (R)
Take 6 = L
Take 7 = R
Take 8 = stereo
Take 9 = L
Take 10 = L
Take 11 = R
Take 12 = R
dan seterusnya…

Jadi berdasarkan skema di atas, terlihat bahwa tren urutannya adalah:
stereo, L, L, R, R, L, R, stereo,…

Sehingga dengan begitu kita bisa membagi part yang ingin kita nyanyikan dan menentukan untuk direkam pada take ke berapa. Karena sering terjadi seseorang asal rekam yang akhirnya menghasilkan rekaman yang lebih berat ke speaker kanan atau kiri sehingga tidak nyaman didengar (terutama menggunakan headphone).
GRUP COLLAB

Sama halnya dengan Self Collab, dimana jika pada Group Collab, OC diisi oleh beberapa orang. OC yang dalam keadaan tersembunyi (disembunyikan oleh akun pembuka OC) akan dapat diketahui oleh orang lain (terkirim notifikasi) saat captions atau komentar mentions pada akun orang lain, atau dishare melalui inbox Smule atau pada akun media sosial yang lain.

Layers yang telah dibuat oleh sekelompok orang dapat dihilangkan jika dirasa gagal membuat rekaman yang sesuai yang diharapkan. Namun hal ini hanya berlaku bagi pengisi suara bukan pemilik OC.
Dimana suara akan dapat dihilangkan pada seluruh layers dari akun yang bersangkutan tanpa membuat OC ditutup (dihapus). Ini disebut dengan “Hide”.

Sebelum membahas rentang hide (disembunyikan). Saya akan bahas dulu perbedaan singkat antara aplikasi Smule di Android dan IOS (Apple)

1. Aplikasi untuk OS Apple memiliki fitur yang lebih komplit, misalnya saja tersedianya efek mode vocal yang lebih banyak dan lebih baik.

2. Apabila Anda melakukan kesalahan saat bernyanyi menggunakan iPhone dan ingin mengulang, maka Anda hanya mengulang bagian terakhir dimana Anda melakukan kesalahan tersebut. Berbeda dengan android dimana apabila Anda melakukan kesalahan dan ingin mengulanginya maka Anda harus mengulanginya dari awal.

3. Apabila Anda rekaman menggunakan iPhone, maka antara suara Anda (input vocal) dan musik sudah pasti pas (sudah pasti sinkron), Anda tinggal melakukan setting volume dan memilih vocal FX kemudian bisa langsung di save. Berbeda dengan Android, Anda harus melakukan sinkronisasi antara input vocal dan musik. Nah disini banyak pengguna baru yang melewatkan langkah sinkronisasi ini sehingga banyak yang mengeluhkan, “kok suaraku kecepetan ya”, “kok suaraku udah muncul duluan padahal musiknya belum dimulai”, “kok ketukannya tidak pas ya”, “kok suaraku ketinggalan ya padahal musiknya udah dimulai”, dan lain sebagainya. Dimana keluhan-keluhan tersebut diikuti dengan kalimat, “Padahal ketika nyanyi udah pas kok hasilnya kayak gini sih”. Nah, inilah masalah serius yang dihadapi oleh para pengguna android. Jangankan kok pengguna baru, para pengguna lama pun masih kesulitan untuk mensinkronkan antara input vocal dan musik. Padahal mereka sudah melakukan proses sinkronisasi, namun setelah di-save kok hasilnya masih belum sinkron.

4. Kemudian pada iPhone, di halaman profil terdapat TAB Favourite (Playlist), TAB ini sangat berguna untuk mempromosikan penampilan atau cover-cover terbaik untuk ditonjolkan, sehingga orang yang mengunjungi halaman profil kita tidak akan bingung seperti ketika membuka TAB Recording (Channels) yang berisi ribuan Covers. Sayangnya TAB ini belum tersedia untuk pengguna Android.

5. Harga berlangganan Smule untuk user VIP, harganya cukup mencolok, dimana para pengguna Apple dikenai biaya berlangganan jauh lebih mahal.

6. Selama proses bernyanyi, di Iphone suara musik dan suara kita akan secara bersamaan dapat kita dengarkan di headset, namun di Android hanya dapat mendengar suara musiknya saja.

7. Di Iphone ada pilihan tombol “hide” dengan tujuan menghapus suara kita yang tergabung di sebuah grup collab selama collab tersebut masih belum ditutup.

HIDE DENGAN IOS

Jika Anda ingin menghapus layer dari lagu grup, ada cara untuk melakukan ini. Berikut ini adalah cara agar Anda berhasil menyelamatkan lagu Anda sehingga Anda tidak perlu memulai dari awal.
Ini akan menghapus lagu dari profil Anda, artinya ketika opsi hide digunakan, Anda tidak lagi melihat koleb ini di profil dan tidak melihat tag, atau bahkan mendapatkan pemberitahuan dari komentar dan like, hingga Anda bergabung kembali.

Caranya masuk ke lagu dan di halaman lagu, cari tombol edit. Setelah itu, klik opsi hide pada menu yang muncul. Maka Anda akan melihat kotak konfirmasi yang menanyakan apakah Anda yakin untuk menyembunyikan lagu dari profil Anda, lalu tekan hide.

Setelah Anda melakukan ini, lagu akan diambil dari profil Anda namun Anda tetap dapat mendengar suara layers Anda pada lagu, tidak langsung terhapus
Langkah selanjutnya Anda harus take lagi dengan blank voice dari profil yang sama, atau ada orang lain yang bergabung setelah opsi hide anda digunakan. Tombol hide ini akan tetap muncul hingga hanya sekali proses penghilangan vocal Anda.
MEMBUAT SELF COLLAB DAN GRUP COLLAB

Membuat Self Collab ataupun Group Collab, berarti membuat sebuah Collab dengan OC mode grup, bukan mode Duet atau Solo karena nantinya OC tersebut akan diisi Layers lebih dari satu. Pastikan bahwa ketika Anda membuat OC tersebut dan telah disimpan, tidak lupa untuk tombol share tidk dihidupkan alias disembunyikan, agar tidak ada orang lain yang akan masuk mengisi suara pada OC Anda kecuali Anda sendiri.

OC yang Anda buat dan simpan, dapat berupa OC kosong (blank OC) atau berisi Lead Vocal jika nantinya Anda ingin menambahkan aneka harmoni pada layers berikutnya. Untuk membuat OC kosong Anda tidak perlu bersusah payah dengan menutup microphone headset, asal Anda dapat mengganti colokan headset pada HP dengan colokan asesoris atau perangkat lain yang tidak mengandung microphone, seperti colokan kabel tongsis, colokan headset rusak yang dipotong, dsb. Untuk format Audio cukup hanya sepanjang 15 detik lagu berjalan bisa langsung disimpan dini, tetapi bagi format Video harus hingga berakhirnya lagu diputar agar mendapatkan blank OC satu lagu utuh. Blank OC dapat berupa musik karaoke Smule tanpa vocal atau berupa suara senyap dari OC freestyle.

Harmoni pada Self Collab maupun Grup Collab ada banyak sekali ragam gayanya. Misalnya dengan menambahkan Adlibs, Backing Vocal, Vocal Group, Paduan Suara, dll, hingga menambahkan aneka suara alat musik tambahan.
Harmoni suara haruslah memperhatikan kaidah prioritas suara, artinya suara Lead Vocal harus dalam volume yang lebih tinggi dari harmoni. Agar tidak berbenturan dengan frekuensi suara harmoni, maka pengaturan Fx untuk Lead Vocal buatlah di skala lebih rendah pada pengaturan Ruang dan Gema. Dengan membuat skala Ruang dan Gema yng lebih tinggi dan Volume yang lebih rendah pada Adlibs, akan memberikan efek souround.

Pastikan dalam membuat harmoni seperti Vocal Grup atau Paduan Suara, tempo semua suara (layers) haruslah diatur pada ketukan yang pas agar tidak tampak semrawut terhadap Lead Vocal. Dan bila harus menambahkan suara 1, 2, 3 dst pada layers berikutnya tersebut tetap pada intonasi yang tepat, sebab bila sedikit fals nada yang terjadi, maka harmoni suara terhadap Lead Vocal akan tidak nyaman didengar.Semoga gambaran diatas dapat menjadi wacana bagi Anda yang ingin mencoba berkreasi dalam membuat Self ataupun Group Collab.

Salam  Studio new OBF


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

FORMULIR PENDAFTARAN ANGGOTA OBF

x